This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 27 Juli 2025

Polres Cirebon Kota Amankan Dua Perempuan Penyalahguna Narkotika Jenis Sabu




CIREBON – Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Dua perempuan diamankan bersama barang bukti sabu dengan total berat bruto 39,57 gram pada Jumat (25/7/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P., menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di Gg Saputra 09, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kejaksan. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Unit II Sat Res Narkoba dengan melakukan penyelidikan di lokasi.

Hasil penyelidikan mengarah pada dua perempuan yang dicurigai sebagai pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu. Keduanya diketahui berinisial KES (22), warga Kalijaga, Harjamukti, dan A (34), warga Sukapura, Kejaksan, Kota Cirebon. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa paket sabu dan peralatan yang digunakan untuk mengedarkan maupun mengonsumsi narkoba.

Dari tangan tersangka, polisi menyita empat paket sabu dalam plastik klip bening berlakban merah, satu paket besar sabu seberat 39,57 gram, alat hisap bong, pipet kaca, timbangan, serta beberapa lakban dan plastik klip. Selain itu, petugas juga mengamankan empat unit telepon genggam, gunting, mainan plastik, serta kardus coklat yang diduga digunakan untuk menyamarkan aktivitas peredaran sabu.

AKP Otong Jubaedi menegaskan, keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama masyarakat dan kepolisian. "Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Cirebon Kota," ujarnya.

Kedua tersangka beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Cirebon Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut. Dari hasil gelar perkara, keduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka dan kasusnya dinaikkan ke tahap penyidikan. Penyidik juga tengah melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok sabu tersebut.

Menurut AKP Otong Jubaedi, penyidik akan melengkapi berkas administrasi, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan alat bukti tambahan. "Kami akan terus mendalami kasus ini untuk menjerat pelaku lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika," tambahnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal berupa pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati, serta denda maksimal Rp10 miliar.



Polres Cirebon Kota mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif melaporkan segala bentuk penyalahgunaan narkotika melalui Call Center 110, WhatsApp Lapor Kapolres Bae, atau WhatsApp Tim Maung Presisi 851. "Kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi terwujudnya masyarakat Cirebon Kota yang aman dan nyaman," pungkas Kasat Reserse Narkoba.

((Red.)) 

UIBBC Wujudkan Kepuh Berseri Lewat Aksi Kerja Bakti Mahasiswa KPM



*Cirebon, 27 Juli 2025* – Mahasiswa Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UIBBC) yang tergabung dalam program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM), kelompok "Kepuh Berseri", menggelar aksi kerja bakti bersama warga di Blok Mirok, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (27/7/2025) dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan tema *"Kerja Bakti Bersama Warga, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Harmonis"*, kegiatan difokuskan pada pembersihan rumput liar dan pengumpulan sampah. Suasana akrab dan semangat kebersamaan tampak dari antusiasme warga yang turut serta.

Ketua kelompok, Aliman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa tentang arti nyata gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial. "Kami berharap kehadiran kami bisa memberikan manfaat meskipun dalam skala kecil," ujarnya.




Sekretaris kelompok, Asep Hidayah, menambahkan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari program KPM+Magang sekaligus pengalaman berharga untuk menyatu dengan masyarakat. "Kebersihan adalah sebagian dari iman, dan gotong royong adalah bentuk kasih sayang antar sesama," ucapnya.

Kuwu Desa Kepuh, Maskari, menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa Prodi Hukum Pidana Islam UIBBC atas kontribusinya. Ia berharap semangat saling bantu dan kepedulian sosial terus terjaga di tengah masyarakat. "Kegiatan ini mempererat silaturahmi antara warga dan mahasiswa. Semoga motto *Kepuh Berseri* dapat terwujud," tandasnya. 

@Harjasa.

Kamis, 24 Juli 2025

Kelompok magang Kepuh Berseri UI BBC Sosialisasi Dan Edukasi UU ITE Di SMPN 2 Palimanan





Cirebon Kelompok magang UI BBC Sosialisasi Dan Edukasi UU ITE Di SMPN 2 Palimanan, 25 Juli 2025.

 Mahasiswa UIBBC (Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon) dalam Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM), kelompok Kepuh Berseri melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai UU ITE, agar siswa siswi bijak dalam menggunakan digital. 
Sosialisasi dan edukasi ini bertempat di SMPN 2 Palimanan, Desa Kepuh Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon yang dilaksanakan pada hari Jum'at, 25 Juli 2025.

Pada kegiatan ini, mengusung tema bijak bermedia sosial sesuai UU ITE dan nilai-nilai Islam. Bertujuan membentuk kesadaran hukum digital sejak dini pada generasi muda, khususnya pada pelajar tingkat SMP yang kini aktif dalam penggunaan digital.

Ketua kelompok Aliman, menyuarakan pentingnya mengetahui dan mempelajari UU ITE kepada siswa siswi SMPN 2 Palimanan, agar bijak dalam menggunakan digital dan terhindar dari jerat UU ITE yang belum di pahami oleh para siswa siswi. Kegiatan ini bentuk nyata kontribusi mahasiswa kepada masyarakat serta menekankan pentingnya memberikan pemahaman hukum digital kepada remaja, terutama dalam hal bahaya dan sanksi dari penyalahgunaan digital.

Sementara saudara Gabriel Achmad Nandito, menyampaikan pada era sekarang banyaknya kejahatan digital yang terjadi karena kurangnya pengetahuan dan ketidaktahuan dalam menggunakan teknologi, dalam kata- kata mutiara bahwa " jempol bisa lebih tajam dari pisau, jika tidak digunakan dengan hati-hati". Saudari Maya Nurul Azizah menyampaikan pentingnya edukasi hukum dengan nilai-nilai Islam. Islam mengajarkan kita untuk berkata baik atau diam, maka etika digital bagian dari akhlak Islam. Semua yang kita ketik, akan dicatat oleh malaikat. Maka pentingnya edukasi UU ITE kepada kalangan remaja pada tingkat Sekolah Menengah Pertama. 




Siswa siswi SMPN 2 Palimanan harus bijak dalam setiap penggunaan teknologi digital karena akan bedampak pada diri sendiri. 
Dapat disimpulkan dari dua narasumber utama yaitu Gabriel Achmad Nandito dan Maya Nurul Azizah yang membahas dampak positif dan negatif dari penggunaan digital serta penjelasan pasal-pasal UU ITE yang sering dilanggar yang tanpa disadari oleh kalangan palajar. yaitu : Penyebaran hoaks (Pasal 28 UU ITE), Penghinaan atau perundungan digital (Pasal 27 ayat 3), Penyebaran konten tidak pantas (Pasal 27 ayat 1), Ancaman atau teror online (Pasal 29).

Kepala SMPN 2 Palimanan, Bpk Abdul Ajid Aripin, S.Pd. Mengapreasi dan menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa prodi Hukum Pidana Islam UIBBC yang telah memberikan pemaparan bahaya UU ITE dalam penggunaan digital agar siswa siswi lebih bijak menggunakan digital serta memberikan kontribusi yang sangat baik, dalam mengisi kegiatan yang bermanfaat bagi siswa siswi tandasnya. @ Harjasa

Sabtu, 19 Juli 2025

Pelaksanaan Kegiatan KPM + Magang Universitas Islam Bunga Bangsa di Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon



Cirebon, 20 Juli 2025 - Pemerintah Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, kembali menerima mahasiswa Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon untuk melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) + Magang tahun 2025 dengan motto "Kepuh BERSERI" (Bergerak, Edukasi, Relawan, Sinergi, Empati, Rencana, Inovasi).

Acara serah terima mahasiswa Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon berlangsung di Balai Desa Kepuh yang dihadiri oleh Dosen Penanggung Jawab Lapangan (DPL) Ibu Dr. Hj. Maemunah, (tautan tidak tersedia) Mahasiswa diserahkan langsung kepada Kuwu Kepuh, Bapak Maskari, yang disaksikan oleh aparatur desa, BPD, perwakilan RT/RW, dan Kabinsa. Acara berlangsung lancar dan bersahaja.

Bapak Kuwu Maskari sangat antusias menyambut kedatangan mahasiswa di Desa Kepuh dengan harapan dapat berdampak pada pemerintahan desa, terutama dalam manajemen dan pengelolaan data kependudukan, serta membangun kebersamaan dalam rangka gotong royong menciptakan desa yang berseri.

*Kegiatan KPM + Magang*

Kami, mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UIBBC), hadir di Desa Kepuh dalam rangka kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) dan magang selama kurang lebih 40 hari, terhitung dari tanggal 15 Juli 2025 sampai dengan 25 Agustus 2025. Saya, Aliman, selaku ketua kelompok KPM dan Magang, bersama teman-teman yang berjumlah 13 orang dari Fakultas Syariah, Prodi Hukum Pidana Islam, membawa visi dan misi untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kependudukan, pertanahan, dan lain-lain.





*Kerja Sama dan Harapan*

Alhamdulillah, kami diterima baik oleh Pemerintah Desa Kepuh beserta lembaga desa, termasuk BPD, LPMD, PKK, Karang Taruna, Posyandu, RT/RW, Pengurus Koperasi Merah Putih, dan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid. Kami berharap masyarakat Desa Kepuh turut membantu pelaksanaan kegiatan kami. Atas partisipasi, dukungan, dan bantuannya, kami ucapkan terima kasih.@Harjasa

Jumat, 18 Juli 2025

Kapolda Jabar Ucapkan Bela Sungkawa Atas Gugurnya Satu Anggota Kepolisian Saat Bertugas  dan  2 Warga Masyarakat dalam Pesta Rakyat di Garut






Pesta rakyat yang di gelar di Kabupaten Garut hari Jumat 18 Juli 2025 telah menelan korban jiwa, dua orang warga masyarakat dan satu orang lagi dari anggota kepolisian Polda Jabar yang sedang bertugas.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K.,S.H.,M.H., menyampaikan duka yang mendalam  atas peristiwa tersebut, dimana  ada dua warga masyarakat yang meninggal dunia dan satu orang anggota kepolisian.

"Anggota kami dilapangan menolong warga masyarakat yang akhirnya gugur dalam tugasnya membantu mengamankan  masyarakat. Kami akan melakukan pendalaman dan investigasi, bagaimana peristiwa ini bisa terjadi. Sehingga mengakibatkan ada tiga yang meninggal dunia pada siang hari ini" kata Kapolda Jabar, Sabtu (19/7/2025) dini hari.

"Tadi kami sudah pelajari semua, Polres Garut sebagai mana biasa nya,setiap kegiatan masyarakat itu  melakukan pengamanan. Polres Garut   Berdasarkan informasi dari Pemerintah Garut untuk melaksanakan pengamanan rangkaian kegiatan ini sudah di tempuh sesuai dengan prosedur" jelasnya.

Kapolda Jabar menambahkan bahwa dari bagian perijinan telah menyampaikan perkiraan potensi gangguan yang akan terjadi dan sudah di siapkan penanggulangan nya, sudah di buat rencana pengamanan melibatkan personil dari pagi hari berjumlah  404 personel gabungan  sudah di siagakan dan sudah  menempati tempatnya sesuai yang sudah di brifing supaya semuanya berjalan lancar,itu prosedur yang sudah saya dalami barusan" imbuh Kapolda Jabar.

"Secara tekhnis Polisi akan melakukan penyelidikan, mengungkap apakah ada unsur kelalaian atau tidak dan nanti siapa yang akan paling bertanggung jawab." tuturnya.

Sementara seorang warga mengucapkan "Sim kuring ngahaturkeuen nuhun ka Polisi anu parantos ngamankeuen sinareng nyalamatkeuen anu pingsan, dugi ka aya anu ngantunkeuen, sim kuring sadayana ngiring prihatin."

(Rahmat) 

Serdik Sespimmen Paparkan Hasil Pengamatan Management Course di Polres Cirebon Kota





KOTA CIREBON - Penutupan kegiatan Management Training Course Level III digelar di Polres Cirebon Kota. Serdik Sespimmen Polri Dikreg 65 Gelombang 2 memaparkan hasil pengamatan mereka.

Acara berlangsung pada Kamis, (17/7/2025) pukul 15.30 hingga 17.00 WIB. Aula Catur Prasetya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan penutup pelatihan manajerial tersebut.

Brigjen Pol Turman Sormin Siregar hadir sebagai Ketua Tim sekaligus pengawas utama. Didampingi tiga tutor Sespimmen serta sejumlah pejabat internal Polres Cirebon Kota.

Beberapa pejabat yang hadir di antaranya Kasat Reskrim, Kasi Propam, dan Kasi Humas. Kegiatan juga dihadiri personel dari Bag SDM dan Sat Intelkam Polres Cirebon Kota.

Dalam pemaparannya, Serdik membagi hasil pengamatan ke dalam tiga aspek utama. Aspek tersebut meliputi Strategic Skill, Strategic Planning, dan Strategic Management.

Pada aspek Strategic Skill, dibahas Organization Health Audit serta Environmental Scanning. Sementara Strategic Planning mencakup Scenario Profiling dan Program Planning.

Kemudian pada aspek Strategic Management, disampaikan Translation Process dan Management Audit. Masing-masing topik ditelaah berdasarkan kondisi aktual organisasi kewilayahan.

Brigjen Pol Turman menilai pentingnya kegiatan ini untuk pembentukan calon pimpinan Polri. Ia menyebut kegiatan ini harus dijalankan secara maksimal dan objektif.

Beliau menyoroti minimnya pelibatan unsur eksternal dalam proses pengamatan. Menurutnya, penilaian hanya dari internal Polri belum mencerminkan persepsi masyarakat luas.

Ia juga meminta Polres menyampaikan secara terbuka jika belum siap jadi objek pengamatan. Hal itu agar pembelajaran Serdik dapat berlangsung lebih efektif dan komprehensif.

Rangkaian kegiatan terdiri dari pembukaan, pemaparan, tanggapan pengawas, dan penutupan. Situasi selama kegiatan terpantau aman dan berjalan sesuai rencana.

Kegiatan ini ditutup dengan catatan dan arahan evaluatif dari Ketua Tim Sespimmen Polri. Harapannya, hasil pengamatan dapat memperkuat manajemen organisasi tingkat Polres.

Polres Cirebon Kota menyambut baik masukan dan catatan dari tim Sespimmen Polri. Kegiatan seperti ini menjadi refleksi dan bahan pembenahan organisasi ke depan.

((Red.)) 

Penguatan Kompetensi, Polres Cirebon Kota Terima Serdik Sespimmen Polri




KOTA CIREBON - Polres Cirebon Kota menjadi tuan rumah kegiatan Serdik Sespimmen Polri Dikreg 65-G2. Kegiatan dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan Pelatihan Management Training Course Level III.

Kegiatan berlangsung pada Kamis, (17/7/2025) pukul 09.30 hingga pukul 11.15 WIB. Aula Catur Prasetya, Jalan Veteran Nomor 05 Kota Cirebon dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

Penanggung jawab kegiatan adalah Brigjen Pol Turman Sormin Siregar selaku Ketua Tim Sespimmen Polri. Turut mendampingi, Kabagbindik serta beberapa tutor dan tamu dari instansi eksternal lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan yakni unsur TNI, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri Cirebon. Beberapa pejabat Polres Cirebon Kota juga tampak hadir mendampingi Serdik dan tamu undangan.

Sambutan Kapolres Cirebon Kota dibacakan oleh Kabag Ops Kompol Munawan, S.H., M.H. Ia menyampaikan apresiasi dan kehormatan atas kunjungan para perwira Serdik ke wilayah hukumnya.

Menurutnya, kehadiran para Serdik merupakan kehormatan bagi institusi di tingkat kewilayahan. Diharapkan kegiatan ini menjadi pengalaman bernilai dalam pelaksanaan tugas kepolisian ke depan.

Pihaknya juga meminta dukungan dari instansi terkait untuk memberikan data yang dibutuhkan. Data itu akan digunakan para Serdik dalam kegiatan pengamatan dan pengumpulan bahan ajar.

Ketua Tim Sespimmen Polri Brigjen Pol Turman menyampaikan pesan dari Kasespimmen Polri. Ia berterima kasih atas penerimaan dan dukungan yang diberikan oleh Polres Cirebon Kota.

Brigjen Turman menjelaskan kegiatan akan berlangsung selama satu hari. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi pada hari berikutnya secara terpisah.

Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai latihan menyelesaikan masalah organisasi. Serdik dilatih menganalisis dan menyusun langkah pemecahan konflik institusional.

Diharapkan para Serdik mampu menjadi pemimpin yang tangguh dan adaptif di masa depan. Penelitian mereka akan dilaporkan langsung kepada Kapolres Cirebon Kota.

Kegiatan berjalan dengan agenda mulai dari sambutan hingga pendalaman materi lanjutan. Penyerahan plakat dan sesi foto bersama menjadi bagian dari rangkaian acara resmi.

Pendalaman materi dilakukan secara terpisah terhadap instansi yang relevan. Proses tersebut merupakan bagian dari tugas Organization Health Audit dan Environmental Scanning.

Kegiatan berlangsung penuh semangat kolaborasi antarinstansi. Polres Cirebon Kota siap terus mendukung pengembangan kapasitas kepemimpinan internal Polri.

((Red.))