This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 26 Agustus 2025

Pemkot Cirebon Rehabilitasi Jalan Pelabuhan: Warga Apresiasi Kinerja Pelaksana dan Pengawasan



Cirebon Kota, Senin, 25 Agustus 2025 – Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Salah satu titik yang menjadi fokus rehabilitasi adalah Jalan Pelabuhan, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Lemahwungkuk, yang pengerjaannya telah rampung Senin malam pukul 21.00 WIB.

Proyek rehabilitasi jalan ini dibiayai melalui dana APBD Tahun Anggaran 2025, dengan pagu anggaran sebesar Rp192.490.318,00. Pelaksana kegiatan adalah CV Bukit Mulia, di bawah koordinasi langsung Bambang selaku penanggung jawab lapangan.

Dalam keterangannya kepada media, Bambang menyampaikan bahwa amanah yang dipercayakan oleh pemerintah daerah akan ia jalankan sebaik mungkin. "Kami bekerja dengan rasa tanggung jawab penuh. Kepercayaan ini tidak hanya soal pekerjaan, tetapi juga wujud kontribusi kami untuk masyarakat," ujarnya di lokasi pekerjaan.



Sebelum proses pengerjaan dimulai, seluruh material terutama aspal diperiksa secara teliti oleh Nana, selaku pengawas lapangan dari DPUTR. Ia memastikan bahwa suhu serta kualitas aspal sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan. "Kami ingin pekerjaan ini bukan hanya selesai cepat, tapi juga tahan lama dan sesuai spesifikasi," kata Bambang.



Salah satu warga, Mas Fahmi, yang turut menyaksikan jalannya pekerjaan menyampaikan rasa syukurnya atas perbaikan jalan di wilayah tersebut. "Kami warga sangat berterima kasih, jalannya sekarang lebih baik. Ini tentu sangat membantu aktivitas kami sehari-hari," ungkapnya.

Melalui pelaksanaan proyek ini, Pemkot Cirebon membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya soal fisik, tapi juga soal kepercayaan, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial. Semoga semangat membangun ini terus berlanjut di berbagai titik lainnya.

(Cephy)

Kamis, 21 Agustus 2025

Polres Cirebon Kota Ungkap Tawuran Konten Maut di Kesunean Kurang dari 24 Jam, 3 Pelaku Ditangkap 6 Buron





Kota Cirebon – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota bergerak cepat dalam mengungkap kasus tawuran konten antar geng yang menewaskan seorang pemuda berinisial KD di Jalan Kesunean, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (19/8/2025) dini hari.

Kurang dari 24 jam setelah peristiwa berdarah itu, polisi berhasil meringkus tiga pelaku utama dari geng Enjoy Tengah Official. Penangkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Cirebon Kota dalam menangani kasus kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan pihaknya langsung mengerahkan Tim Buser Satreskrim begitu mendapatkan laporan kejadian. Hasilnya, tiga tersangka berinisial IR (24), JS (20), dan UB (19) berhasil diamankan.

"Alhamdulillah, dalam waktu singkat Tim Buser Satreskrim Polres Cirebon Kota berhasil mengamankan tiga pelaku utama. Mereka terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan yang mengakibatkan korban KD meninggal dunia," ungkap Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Fajri Ameli Putra saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Kamis (21/8/2025).

Meski begitu, enam pelaku lainnya yang juga terlibat dalam aksi tawuran tersebut masih dalam pengejaran. Mereka kini masuk daftar pencarian orang (DPO). 

"Total ada sembilan pelaku. Tiga sudah kami amankan, enam lainnya sedang kami buru," tegas AKBP Eko Iskandar.

Dari hasil penyelidikan, tawuran maut itu melibatkan lima kelompok geng. Geng Enjoy Tengah Official yang bersekutu dengan geng Tak Sadar (GTS) dan Jamaika berhadapan dengan geng Purpoy serta Huru Hara. Pertemuan mereka merupakan hasil janjian melalui media sosial untuk membuat konten tawuran yang kemudian disebar di Instagram.

Aksi brutal tersebut pecah sekitar pukul 04.00 WIB di depan SDN 1 Kesunean. Dalam perkelahian itu, geng Enjoy Tengah melontarkan bom molotov hingga mengenai korban KD dan membakar rambutnya. Tidak berhenti di situ, korban juga dibacok menggunakan senjata tajam, diseret sejauh 10 meter, lalu dikeroyok hingga tak berdaya.

Korban sempat mendapatkan perawatan di IGD RS Panti Abdi Dharma. Namun karena luka serius di kepala, gigi patah, punggung, tangan, hingga jari kaki, nyawa KD tidak tertolong. Sekitar pukul 07.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan jalanan. 

"Kami imbau kepada para pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri. Jika tidak, tindakan tegas dan terukur akan kami lakukan," ujarnya.



Atas perbuatannya, ketiga tersangka yang telah ditangkap dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan/atau Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

((Red.)) 

Sabtu, 16 Agustus 2025

Olahraga Bersama Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-73




Cirebon Kota – Sabtu, (16/8/2025), pukul 06.00 WIB, di Mako Polres Cirebon Kota, Jl. Veteran No. 05, dilaksanakan kegiatan olahraga bersama Bhayangkari Cabang Cirebon Kota. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-73 Tahun 2025.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh Wakapolres Kompol Dede Kasmadi, S.I.P., S.I.K., M.M., para perwira Polres, personil, ASN serta anggota Bhayangkari Cabang Cirebon Kota. Apel pembukaan dilakukan untuk menyatukan semangat sebelum olahraga bersama dimulai.

Rangkaian kegiatan olahraga diawali dengan jalan sehat dan dilanjutkan senam bersama di bawah pimpinan Kapolres dan Ketua Bhayangkari, Ny. Mayya Eko. Antusiasme seluruh peserta terlihat jelas dalam melakukan aktivitas fisik bersama tersebut.

Olahraga bersama ini bertujuan membangun kebersamaan, menjaga kesehatan, serta memperkokoh sinergi antara Polri dan Bhayangkari dalam mendukung tugas kepolisian. Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus meningkatkan kekompakan seluruh anggota Polres dan Bhayangkari.

Selain sebagai ajang rekreasi, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata penguatan peran Bhayangkari sebagai mitra Polri. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat mendukung kinerja Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Para peserta tampak menikmati kegiatan jalan sehat dan senam dengan penuh semangat. Suasana kebersamaan menciptakan energi positif serta semangat persatuan dalam menghadapi tugas sehari-hari.



"Olahraga bersama ini bukan hanya untuk kebugaran fisik, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan sesama anggota dan Bhayangkari. Kami berharap kekompakan ini terus terjaga dalam setiap tugas," ujar Kapolres AKBP Eko Iskandar.

((Red.)) 

Senin, 11 Agustus 2025

Polres Cirebon Kota Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Warga




Kota Cirebon - Polres Cirebon Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Ruko Primkopol, Jalan Veteran No. 5 Kota Cirebon, Senin (11/8/2025) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si.

GPM ini bertujuan menyediakan beras berkualitas dengan harga terjangkau bagi warga yang membutuhkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional.



Acara dihadiri Wakapolres Cirebon Kota Kompol Dede Kasmadi, S.I.P., S.I.K., M.M., Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Ny. Mayya Eko Iskandar, dan Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Diana Dede Kasmadi. Turut hadir para pejabat utama Polres, pengurus Bhayangkari, serta masyarakat penerima manfaat.

Kapolres menjelaskan, beras yang dijual dalam GPM merupakan kemasan 5 kilogram dengan harga Rp55.000 per pack. Seluruh penerima manfaat sudah didata sebelumnya oleh Bhabinkamtibmas agar tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.

Sebanyak 394 pack beras disiapkan dalam kegiatan ini. Polres Cirebon Kota bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon untuk memastikan ketersediaan pasokan dengan harga stabil.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi Polri dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Program ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menargetkan kemandirian pangan sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Selain mendapatkan beras dengan harga terjangkau, warga juga merasa terbantu di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Kapolres menambahkan, program seperti ini akan terus didorong untuk memperkuat jaring pengaman sosial. Polres Cirebon Kota berkomitmen menghadirkan pelayanan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.



"Gerakan Pangan Murah ini bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah. Kami ingin memastikan warga memiliki akses terhadap pangan berkualitas dengan harga terjangkau," kata AKBP Eko Iskandar.

((Red.)) 

Polres Cirebon Kota Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Warga




Kota Cirebon - Polres Cirebon Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Ruko Primkopol, Jalan Veteran No. 5 Kota Cirebon, Senin (11/8/2025) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si.

GPM ini bertujuan menyediakan beras berkualitas dengan harga terjangkau bagi warga yang membutuhkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Acara dihadiri Wakapolres Cirebon Kota Kompol Dede Kasmadi, S.I.P., S.I.K., M.M., Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Ny. Mayya Eko Iskandar, dan Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Diana Dede Kasmadi. Turut hadir para pejabat utama Polres, pengurus Bhayangkari, serta masyarakat penerima manfaat.

Kapolres menjelaskan, beras yang dijual dalam GPM merupakan kemasan 5 kilogram dengan harga Rp55.000 per pack. Seluruh penerima manfaat sudah didata sebelumnya oleh Bhabinkamtibmas agar tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.

Sebanyak 394 pack beras disiapkan dalam kegiatan ini. Polres Cirebon Kota bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon untuk memastikan ketersediaan pasokan dengan harga stabil.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi Polri dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Program ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menargetkan kemandirian pangan sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Selain mendapatkan beras dengan harga terjangkau, warga juga merasa terbantu di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Kapolres menambahkan, program seperti ini akan terus didorong untuk memperkuat jaring pengaman sosial. Polres Cirebon Kota berkomitmen menghadirkan pelayanan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.



"Gerakan Pangan Murah ini bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah. Kami ingin memastikan warga memiliki akses terhadap pangan berkualitas dengan harga terjangkau," kata AKBP Eko Iskandar.

((Red.)) 

Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Tangkap Pemuda Simpan 1.266 Butir Obat Keras





Cirebon Kota - Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam perang melawan Narkoba dan obat keras ilegal. Seorang pemuda berhasil ditangkap bersama ribuan butir obat keras yang siap edar di wilayah Kabupaten Cirebon.

Penangkapan dilakukan pada Minggu (10/8/2025) pukul 14.30 WIB di sebuah rumah di Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon. Petugas bergerak setelah menerima informasi dari warga terkait dugaan peredaran obat berbahaya.

Tim Unit Satresnarkoba yang dipimpin langsung Kanit Narkoba melakukan pengintaian di sekitar lokasi. Setelah memastikan target berada di tempat, petugas langsung melakukan penindakan secara cepat dan terukur.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan barang bukti 110 butir pil jenis Tramadol, 100 butir pil Trihexephenydyl, dan 1.056 butir pil kuning jenis Dextro. Ribuan pil tersebut diduga akan diedarkan secara ilegal.

Selain obat keras, turut diamankan dua pack plastik klip bening dan satu unit telepon genggam merek Vivo. Semua barang bukti dibawa ke Mapolres Cirebon Kota untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Tersangka berinisial AL (22), seorang buruh harian lepas, mengaku mendapatkan obat keras tersebut dari seorang pemasok. Polisi kini memburu jaringan yang diduga terlibat dalam distribusi obat berbahaya itu.

Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P. menyatakan penangkapan ini merupakan bagian dari operasi rutin pemberantasan narkoba dan obat keras ilegal di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

"Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba dan obat keras ilegal. Masyarakat diimbau melaporkan ke Call Center 110, WhatsApp Lapor Kapolres Bae, atau WhatsApp Tim Maung Presisi 851 jika menemukan indikasi peredaran," tegas AKP Otong Jubaedi.

((Red.)) 

Jumat, 08 Agustus 2025

Sat Resnarkoba Polres Cirebon Kota Sita Miras Berbagai Merk di Kalijaga





Cirebon – Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota menggelar operasi minuman keras (miras) di wilayah hukumnya pada Jumat (8/8/2025) sore. Kegiatan ini bertujuan menekan peredaran miras yang berpotensi memicu gangguan ketertiban masyarakat.

Operasi dimulai pukul 17.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik yang diduga menjual miras secara ilegal. Personel Unit 1 Sat Resnarkoba diterjunkan untuk melakukan penindakan sesuai peraturan yang berlaku.

Dari hasil operasi, petugas mendapati satu warung milik Sdr. T di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, menyimpan dan menjual berbagai jenis miras tanpa izin.

Barang bukti yang berhasil disita terdiri dari berbagai merk miras, di antaranya Singaraja, Anggur Orang Tua, dan Kawa-Kawa Hijau. Seluruh barang bukti diamankan untuk proses lebih lanjut.

Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P., menjelaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk menekan peredaran miras di masyarakat.

"Peredaran miras dapat memicu berbagai tindak kriminal dan gangguan ketertiban. Kami akan terus melakukan penindakan agar lingkungan tetap aman," ujar AKP Otong.

Selain penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak mengonsumsi dan menjual miras tanpa izin. Warga diminta segera melapor melalui Call Center 110, WhatsApp Lapor Kapolres Bae, atau WhatsApp Tim Maung Presisi 851 jika mengetahui adanya peredaran miras di lingkungannya.

Kegiatan operasi berjalan tertib dengan dukungan penuh dari masyarakat sekitar. Petugas memastikan seluruh barang bukti diamankan untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan langkah ini, Polres Cirebon Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberantas peredaran miras yang meresahkan warga.

((Red.))