This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 26 September 2026

SOSIALISASI HAK UNTUK TAHU DI CFD JAKARTA, BOOTH HUMAS POLRI DIPADATI WARGA DENGAN PERMAINAN SERU DAN EDUKATIF

JAKARTA — Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu pagi (27/9/2026) terasa lebih berwarna dengan kehadiran Divisi Humas Polri yang menggelar sosialisasi Hari Hak untuk Tahu. Berlokasi di kawasan sekitar FX Sudirman, kehadiran booth Humas Polri langsung menarik perhatian warga yang sedang menikmati suasana bebas kendaraan bermotor, menggabungkan edukasi penting dengan keseruan permainan interaktif.
 
Bukan sekadar menyampaikan informasi, Humas Polri menghadirkan daya tarik utama berupa permainan roda putar atau spin wheel yang disambut antusiasme luar biasa oleh warga. Siapa pun yang berpartisipasi berkesempatan membawa pulang beragam suvenir menarik, mulai dari payung, cangkir (mug), gantungan kunci, alas cangkir, kipas, hingga stiker eksklusif. Hadiah-hadiah tersebut menjadi simbol apresiasi Polri kepada masyarakat yang peduli terhadap hak mereka dalam memperoleh informasi publik.
 
Belasan personel Humas Polri yang bertugas tampil kompak mengenakan pakaian berwarna hitam bertuliskan "Right to Know Day 2026". Di balik keseruan permainan, para personel juga menyampaikan penjelasan mendalam mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik secara langsung, santai, dan interaktif. Pendekatan ini membuat warga tidak hanya pulang dengan hadiah, tetapi juga membawa pulang pemahaman berharga tentang hak-hak mereka sebagai warga negara.
 
Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri, Kombes Pol Komang Suartana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk memperoleh, mencari, dan menyimpan informasi publik. Masyarakat berhak mengajukan permohonan informasi kepada setiap badan hukum publik, termasuk kepolisian.
 
"Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata upaya sosialisasi kepada masyarakat, untuk memperluas informasi bahwa Polri sebagai badan hukum publik turut menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik," ujar Kombes Pol Komang Suartana di lokasi kegiatan.
 
Lebih jauh ia menegaskan, seluruh anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk menjadi agen kehumasan yang memahami sepenuhnya prinsip-prinsip keterbukaan informasi publik. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti kuat komitmen Polri dalam menyediakan layanan informasi yang modern, transparan, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui cara yang menyenangkan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan hak mereka untuk mengetahui informasi publik semakin meningkat dan terjalin hubungan yang lebih erat antara Polri dengan masyarakat.

Game Spin Wheel Berhadiah Ramaikan Sosialisasi Hak untuk Tahu di CFD Jakarta

Jakarta – Ada yang menarik dalam sosialisasi Hari Hak untuk Tahu yang digelar Divisi Humas Polri di kawasan car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026). Selain memberikan edukasi mengenai keterbukaan informasi publik, Humas Polri juga mengajak warga mengikuti game spin wheel dengan berbagai hadiah menarik.

Warga yang mengikuti permainan tersebut berkesempatan membawa pulang beragam suvenir dari Humas Polri, mulai dari payung, mug, key chain, alas mug, kipas, hingga stiker.

Game spin wheel tersebut menjadi salah satu daya tarik di booth Humas Polri yang berada di sekitar FX Sudirman. Warga yang tengah menikmati suasana CFD dapat mampir untuk mengikuti permainan sekaligus mendapatkan informasi mengenai hak masyarakat dalam memperoleh informasi publik.

Belasan personel Humas Polri tampak mengenakan pakaian berwarna hitam bertuliskan 'Right to Know Day 2026'. Melalui kegiatan tersebut, personel Humas Polri juga memberikan penjelasan mengenai keterbukaan informasi publik. Edukasi disampaikan secara langsung kepada masyarakat dengan suasana yang santai dan interaktif.

Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas informasi bahwa masyarakat memiliki hak untuk memperoleh, mencari, dan menyimpan informasi publik. Masyarakat bisa melakukan permohonan informasi kepada badan hukum publik.

“Kehadiran kami di sini sebagai upaya sosialisasi ke masyarakat, memperluas informasi bahwa Polri sebagai badan hukum publik turut menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa seluruh anggota Polri memiliki tanggung jawab sebagai agen kehumasan yang memahami prinsip keterbukaan informasi publik. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi bukti kuat komitmen Polri dalam menyediakan layanan informasi yang modern, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat.

Selain melalui kegiatan tatap muka seperti sosialisasi di CFD, Polri terus mendorong digitalisasi layanan informasi publik melalui pemanfaatan situs resmi, media sosial, dan berbagai kanal komunikasi seperti SPIT-Mediahub, Polri TV, E-PPID dan Tribratanews. Upaya tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi terkait aktivitas kepolisian.

Jumat, 25 September 2026

Pelatihan Negosiator Polri 2026, Polda Jabar Perkuat Kemampuan De-eskalasi Konflik Sosial

CIREBON – Biro SDM Polda Jawa Barat menggelar Pelatihan Negosiator Polri Tahun Anggaran 2026 dengan mengusung tema “Negosiator Persuasif dan Komunikasi Efektif dalam Penanganan De-eskalasi Konflik Sosial”, Kamis (24/9/2026). Kegiatan berlangsung di Onyx Room Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Jalan Brigjen Dharsono Bypass, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Pelatihan tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang merupakan perwakilan dari Sat Brimob Yon C Polda Jabar, Dit Polairud Polda Jabar, Polresta Cirebon, Polres Indramayu, Polres Majalengka, Polres Kuningan, serta Polres Cirebon Kota. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas personel dalam menghadapi dinamika konflik sosial di lapangan secara profesional dan persuasif.

Sejumlah narasumber turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kabag Psikologi Biro SDM Polda Jabar AKBP D. Widodo, S.Psi., psikolog dari HIMPSI Jawa Barat Dwiranti Mushka, S.Psi., M.Psi., Paur Subbagpsipol Bag Psikologi Biro SDM Polda Jabar IPTU Asep Suryana, S.Psi., serta tim Bag Psikologi Biro SDM Polda Jabar.

Dalam sambutannya, AKBP D. Widodo menekankan bahwa personel Polri dalam pelaksanaan tugas senantiasa menghadapi situasi kamtibmas yang membutuhkan kemampuan mengambil keputusan secara tepat dan cepat, yang harus didukung dengan komunikasi efektif.

“Seorang negosiator sejati bukan sekadar personel yang mampu menyampaikan pesan dengan baik, tetapi juga harus cerdas secara emosional, mampu mengendalikan diri di bawah tekanan, menjaga stabilitas situasi, serta membangun dan merawat kepercayaan pihak lain,” ujar AKBP D. Widodo.

Menurutnya, kemampuan tersebut sangat penting agar personel mampu menghadapi situasi konflik dengan pendekatan yang terukur dan tidak mudah memperbesar eskalasi. Karena itu, ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sekaligus ditularkan kepada personel lainnya.

Materi pelatihan mencakup negosiator persuasif, komunikasi efektif, pendekatan psikologi taktis, kesehatan mental personel, hingga teknik de-eskalasi konflik. Peserta juga mengikuti sesi simulasi untuk mengasah kemampuan menghadapi situasi konflik yang membutuhkan ketenangan, empati, komunikasi dan pengendalian emosi.

Dalam materi de-eskalasi, peserta dibekali pemahaman bahwa negosiator dapat berperan sebagai katalisator, mediator sekaligus fasilitator dalam mencari penyelesaian konflik. Pendekatan tersebut mengedepankan empati taktis, validasi psikologis dan pembangunan kepercayaan sehingga pihak yang berkonflik dapat diarahkan untuk menurunkan ketegangan dan mencari solusi secara damai.

“Kami berharap materi dan ilmu yang disampaikan melalui kegiatan ini dapat membentuk personel yang semakin profesional dan tangguh di lapangan, serta dapat diteruskan dan diajarkan kembali kepada rekan-rekan anggota lainnya dalam melaksanakan tugas,” kata AKBP D. Widodo.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut diisi dengan penyampaian materi, ice breaking, simulasi negosiasi, pembulatan materi, serta penyerahan sertifikat kepada peserta. Seluruh rangkaian Pelatihan Negosiator Polri TA 2026 berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

Selasa, 08 September 2026

Kapolres Cirebon Kota dan Dandim 0614 Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Cirebon Kota - Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. bersama Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han. memperkuat sinergitas TNI-Polri melalui kegiatan silaturahmi di Mako Kodim 0614/Kota Cirebon pada (08/09/2026) pukul 12.30 hingga 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon melalui komunikasi, silaturahmi, serta koordinasi antara jajaran TNI dan Polri dalam menjalankan tugas di wilayah Kota Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota didampingi Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Kabag Ops Kompol Munawan, S.H., Kasat Lantas AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., dan Kasat Intelkam AKP Iwan, S.H., M.H., sementara dari jajaran Kodim 0614/Kota Cirebon turut hadir sejumlah pejabat utama.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menjelaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan hubungan kerja antara TNI dan Polri, sehingga koordinasi lintas institusi dapat terus terbangun dalam pelaksanaan tugas di wilayah Kota Cirebon.

Sinergitas TNI-Polri tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas bersama, tetapi juga melalui hubungan komunikasi yang baik antarpimpinan dan jajaran, sehingga setiap perkembangan di lapangan dapat dikoordinasikan dengan lebih cepat dan tepat sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai pentingnya menjaga hubungan kelembagaan yang harmonis antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika yang membutuhkan koordinasi dan kerja sama antarlembaga.

Melalui silaturahmi yang dilakukan secara berkelanjutan, TNI dan Polri diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, dengan tetap mengedepankan komunikasi, koordinasi, saling mendukung, serta menghormati tugas dan fungsi masing-masing institusi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan personal dan kelembagaan antara jajaran Polres Cirebon Kota dengan jajaran Kodim 0614/Kota Cirebon, sebelum diakhiri dengan foto bersama.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri merupakan kekuatan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah. “Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergitas TNI-Polri, sehingga koordinasi antara Polres Cirebon Kota dan Kodim 0614/Kota Cirebon semakin solid dalam memberikan pelayanan serta pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

HUT Polwan ke-78, One Police Woman Extra Ordinary Impact bagi Masyarakat

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 Tahun 2026 dengan mengangkat tema “One Police Woman Extra Ordinary Impact, Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”, yang menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian setiap Polwan agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, pada (08/09/2026) di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cirebon Kota Ny. Eka Bimantoro beserta pengurus, para Kapolsek jajaran, para Kabag, Kasat dan Kasi Polres Cirebon Kota, serta seluruh Polwan Polres Cirebon Kota yang mengikuti rangkaian peringatan HUT Polwan ke-78.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menjelaskan bahwa tema One Police Woman Extra Ordinary Impact mengandung pesan bahwa setiap Polwan memiliki peran strategis untuk memberikan kontribusi yang berarti melalui pelaksanaan tugas, pelayanan kepada masyarakat, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan HUT Polwan ke-78 menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan panjang Polwan dalam memberikan kontribusi bagi Polri, sekaligus mendorong seluruh Polwan Polres Cirebon Kota agar terus meningkatkan kualitas pengabdian sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact menegaskan bahwa setiap Polwan dapat memberikan dampak signifikan melalui tindakan nyata, baik dalam memberikan pelayanan yang humanis, melaksanakan perlindungan dan pengayoman, maupun menghadirkan kepedulian terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi digital, perubahan sosial, dan semakin kompleksnya tantangan kehidupan masyarakat, Polwan dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas, kemampuan beradaptasi, profesionalisme, serta kepekaan dalam menjalankan setiap tugas sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat.

Kasi Humas menambahkan bahwa dampak luar biasa tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan besar, tetapi dapat dimulai dari setiap tindakan positif yang dilakukan secara konsisten oleh seorang Polwan, seperti memberikan pelayanan dengan empati, membantu masyarakat, mendengarkan persoalan, serta menghadirkan solusi sesuai tugas dan kewenangannya.

Peringatan HUT Polwan ke-78 juga menjadi penguatan semangat bagi seluruh Polwan Polres Cirebon Kota untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergitas, serta memberikan kontribusi terbaik sehingga kehadiran Polwan semakin dekat dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Rangkaian peringatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Zoom Meeting hybrid Syukuran HUT Polwan ke-78 Tahun 2026 Mabes Polri dan Polda Jabar, sebagai bagian dari peringatan bersama yang mengusung semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact, Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa HUT Polwan ke-78 harus menjadi momentum untuk terus menghadirkan pengabdian yang memberikan dampak nyata. “Semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact mengingatkan setiap Polwan bahwa satu tindakan positif, pelayanan yang tulus, dan pengabdian yang profesional dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kontingen Maung 851 Harumkan Nama Polres Cirebon Kota, Sabet 3 Medali Emas di Kejurnas Pencak Silat KKCC 2026

CIREBON – Kontingen Pencak Silat Maung 851 Polres Cirebon Kota kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Turun dalam Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Kesultanan Kanoman Cirebon (KKCC) 2026, para pesilat binaan Polres Cirebon Kota sukses menyabet 3 medali emas, 1 medali perak dan 4 medali perunggu, sekaligus mengharumkan nama institusi di kancah nasional.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas perjuangan para atlet Maung 851 yang telah membawa nama baik Polres Cirebon Kota dalam kejuaraan bergengsi tersebut.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Polres Cirebon Kota. Saya mengapresiasi kerja keras, disiplin dan semangat para atlet Maung 851 yang telah berjuang membawa nama baik Polres Cirebon Kota. Raihan ini jangan dijadikan sebagai akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus berprestasi lebih tinggi lagi,” ujar AKBP Bimantoro Kurniawan.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga, khususnya pencak silat, sehingga Kontingen Maung 851 dapat semakin berprestasi dan mampu bersaing pada kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami akan terus memberikan dukungan dan ruang bagi anggota maupun atlet binaan yang memiliki potensi untuk berkembang. Harapannya, Maung 851 dapat terus membawa nama baik Polres Cirebon Kota dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui prestasi olahraga,” tambahnya.

Kejuaraan nasional tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026, bertempat di GOR Sport Hall Bima, Kota Cirebon. Ajang bergengsi ini diikuti lebih dari 2.000 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga persaingan berlangsung sangat ketat.

Kontingen Maung 851 Polres Cirebon Kota tampil dengan kekuatan enam atlet yang turun pada delapan kategori pertandingan. Para atlet tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai usia dini, praremaja hingga dewasa.

Dari persaingan tersebut, Maung 851 berhasil mengumpulkan 3 medali emas, 1 medali perak dan 4 medali perunggu. Raihan ini menjadi bukti konsistensi pembinaan pencak silat sekaligus menunjukkan kemampuan para atlet binaan Polres Cirebon Kota dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Salah satu prestasi membanggakan datang dari keluarga besar Polsek Kedawung. Aipda Tendi, S.H., anggota Unit Reskrim Polsek Kedawung, berhasil meraih juara 3 atau medali perunggu pada kategori Jurus Tunggal IPSI Dewasa Putra.

Selain sebagai atlet, Aipda Tendi, S.H. juga dipercaya sebagai official Kontingen Maung 851. Keikutsertaannya mendapat dukungan dan rekomendasi dari Kapolres Cirebon Kota sebagai bentuk dukungan pimpinan terhadap personel yang memiliki potensi dan prestasi di bidang olahraga.

Tidak hanya Aipda Tendi, prestasi juga ditorehkan putrinya, Annesya Indriyani Zhafira, yang tampil gemilang dengan menyumbangkan dua medali emas, masing-masing dari kategori Jurus Tunggal Tangan Kosong dan Jurus Tunggal Senjata.

Sementara itu, Muhammad Fadhly Al Faqih berhasil mempersembahkan satu medali perak dan satu medali perunggu. Kemudian Sholekatun Nisa turut menyumbangkan medali perunggu pada kategori yang diikutinya.

Pada kategori tanding, prestasi juga diraih Khalishah Nur Aisyah yang berhasil meraih medali emas. Sementara Charissa Sadina Ameera Putri turut mempersembahkan medali perunggu bagi Kontingen Maung 851 Polres Cirebon Kota.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nashori turut memberikan apresiasi atas perjuangan Aipda Tendi, S.H. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena personel Polri mampu menunjukkan prestasi positif di luar pelaksanaan tugas kedinasan.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi Aipda Tendi. Di tengah pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri, beliau mampu menunjukkan dedikasi dan semangat untuk terus berprestasi melalui olahraga pencak silat. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Polsek Kedawung dan Polres Cirebon Kota,” ujar Kompol Ahmad Nashori.

Ia menambahkan, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus membawa nama baik institusi Polri.

“Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami akan memberikan dukungan kepada personel yang memiliki kemampuan dan potensi positif, sehingga dapat memberikan kontribusi serta mengharumkan nama Polri,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, keberhasilan Kontingen Maung 851 dalam ajang nasional tersebut merupakan pencapaian yang membanggakan bagi seluruh keluarga besar Polres Cirebon Kota.

“Prestasi Kontingen Maung 851 ini menunjukkan bahwa Polres Cirebon Kota tidak hanya hadir dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, tetapi juga mampu mendorong serta mendukung personel dan atlet binaannya untuk berprestasi di tingkat nasional,” kata AKP M. Aris Hermanto.

Menurutnya, raihan tiga medali emas, satu perak dan empat perunggu dari enam atlet yang turun di delapan kategori merupakan hasil yang patut diapresiasi, terlebih kejuaraan tersebut mempertemukan ribuan pesilat dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Persaingan dalam kejuaraan ini tentunya sangat ketat. Karena itu, capaian para atlet Maung 851 patut diapresiasi. Mereka telah membawa semangat Polres Cirebon Kota dan membuktikan bahwa dengan kerja keras, disiplin serta pembinaan yang konsisten, prestasi dapat diraih,” ungkapnya.

AKP M. Aris Hermanto menegaskan, Polres Cirebon Kota akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi masyarakat maupun personel, termasuk melalui olahraga pencak silat.

“Semangatnya adalah Polri untuk masyarakat. Kami ingin keberadaan Polres Cirebon Kota tidak hanya dirasakan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui kontribusi positif dalam pembinaan generasi muda dan pengembangan olahraga prestasi,” pungkasnya.

Keberhasilan Maung 851 di Kejurnas KKCC 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk terus meningkatkan prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya, baik di tingkat Jawa Barat maupun nasional.
Dengan semangat “Maung 851 Berprestasi”, Kontingen Pencak Silat Polres Cirebon Kota terus membawa nama baik institusi melalui prestasi, sportivitas dan dedikasi. Torehan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat pengabdian anggota Polri dapat diwujudkan dalam berbagai bidang, termasuk melalui olahraga yang mampu mengharumkan nama Polres Cirebon Kota di tingkat nasional.

Senin, 07 September 2026

Sertijab Kapolsek Lemahwungkuk dan Pelantikan Kapolsek Mundu Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota - Rotasi kepemimpinan di tingkat kewilayahan kembali dilakukan Polres Cirebon Kota melalui pelantikan Kapolsek Mundu dan serah terima jabatan Kapolsek Lemahwungkuk yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. di Lapangan Apel Mako Polres Cirebon Kota, Senin (07/09/2026) pukul 08.00 hingga 08.35 WIB, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, IPTU Usep Winta, S.H. resmi dilantik sebagai Kapolsek Mundu setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa purna tugas, sementara pelaksanaan tugas Kapolsek Mundu sebelumnya sempat dijalankan oleh IPTU Iwan Kurniawan, S.Pd. sebagai Pelaksana Tugas.

Bersamaan dengan pelantikan tersebut, jabatan Kapolsek Lemahwungkuk diserahterimakan kepada IPTU Didik Siswanto, sehingga IPTU Usep Winta, S.H. selanjutnya mendapat amanah baru untuk memimpin Polsek Mundu, sedangkan IPTU Didik Siswanto dipercaya melanjutkan pengabdian melalui tanggung jawab kepemimpinan di wilayah hukum Polsek Lemahwungkuk.

Prosesi pergantian jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. dan dihadiri Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Ny. Eka Bimantoro, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polres Cirebon Kota serta pengurus Bhayangkari Cabang Cirebon Kota.

Pelantikan dan Sertijab Kapolsek menjadi momentum penting dalam memastikan kepemimpinan di tingkat Polsek tetap berjalan berkesinambungan, karena Kapolsek memiliki peran strategis dalam menggerakkan personel, membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengendalikan pelaksanaan tugas kepolisian sesuai dinamika dan karakteristik wilayah masing-masing.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyegaran organisasi Polri, sekaligus menjadi kesempatan bagi pejabat yang menerima amanah baru untuk menghadirkan kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan situasi serta kebutuhan masyarakat di wilayah tugasnya.

Menurutnya, Kapolsek sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat kewilayahan dituntut mampu memperkuat koordinasi internal, membangun sinergi dengan unsur pemerintahan dan masyarakat, serta memastikan setiap pelayanan dan penanganan persoalan yang membutuhkan kehadiran kepolisian dapat dilakukan secara cepat, profesional dan sesuai ketentuan.

Khusus bagi IPTU Usep Winta, S.H. yang menerima amanah sebagai Kapolsek Mundu dan IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, penempatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk melanjutkan capaian yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas sesuai karakteristik masyarakat di masing-masing wilayah hukum.

“Selamat kepada IPTU Usep Winta, S.H. atas amanah barunya sebagai Kapolsek Mundu dan kepada IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk. Kami berharap keduanya dapat segera beradaptasi, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memberikan pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif demi menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

Jumat, 04 September 2026

Polres Cirebon Kota Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Generasi Muda Bijak dan Cerdas Bermedia Digital

CIREBON KOTA – Polres Cirebon Kota terus berkomitmen menghadirkan edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memberikan perlindungan kepada generasi muda. Salah satunya melalui Program Paham AI (Artificial Intelligence) yang menyasar para pelajar SMA/SMK se-Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, mulai pukul 09.30 hingga 15.00 WIB, bertempat di Aula SMA Negeri 2 Kota Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. Program ini diikuti perwakilan siswa-siswi dari sejumlah SMA/SMK di Kota Cirebon.

Program Paham AI merupakan inisiatif Polres Cirebon Kota untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan kecerdasan buatan, cara pemanfaatannya secara positif, serta pentingnya memahami risiko dan etika dalam penggunaan teknologi digital.

Dalam kegiatan tersebut, hadir KBO Satreskrim Polres Cirebon Kota IPTU Ahmad Rofik, S.H., Paur Subag Binkar Polres Cirebon Kota IPDA Dr. Asep Hermawan, S.H., M.H., M.Kn., Kanit II Satreskrim IPDA Novan S., S.H., KBO Satlantas IPDA Rian Marfiliyanto, S.H., serta Tim Trainer AI Polres Cirebon Kota.

Turut hadir Koordinator Pengawas Pembina jenjang SMA KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat Susilawati, S.Pd., M.Pd., Ketua MKKS Kota Cirebon Drs. H. Maman Darmawan, Kepala SMA Negeri 2 Kota Cirebon Dr. H. Nendi, S.Pd., M.M., Kepala IT SMA Negeri 2 Kota Cirebon Tedi Bahtiar, S.Pd., personel Bagian Sumda Polres Cirebon Kota, serta para peserta dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Paur Subag Binkar Polres Cirebon Kota IPDA Dr. Asep Hermawan, S.H., M.H., M.Kn., menyampaikan bahwa perkembangan kecerdasan buatan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari sehingga generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut.

“Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence tidak bisa kita hindari. Karena itu, para pelajar harus siap untuk belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar IPDA Dr. Asep Hermawan.

Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi juga harus diimbangi dengan kesadaran terhadap berbagai risiko yang dapat muncul di ruang digital. Pelajar diingatkan untuk mewaspadai kejahatan siber, termasuk penyebaran hoaks, manipulasi data, hingga pelanggaran privasi.

“Generasi muda harus memahami bahwa teknologi memiliki manfaat yang besar, tetapi juga memiliki risiko. Hoaks, manipulasi data dan pelanggaran privasi harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Apresiasi terhadap Program Paham AI juga disampaikan Koordinator Pengawas Pembina jenjang SMA KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, Susilawati, S.Pd., M.Pd. Ia menyambut baik langkah Polres Cirebon Kota yang memberikan edukasi AI secara langsung kepada para pelajar.

“Kami dari pihak Kantor Cabang Dinas Pendidikan sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Cirebon Kota atas terselenggaranya Program Paham AI ini,” ungkap Susilawati.

Ia menilai pengenalan teknologi AI sejak dini di lingkungan sekolah merupakan langkah yang sangat tepat. Menurutnya, AI dapat diposisikan sebagai mitra belajar yang mampu membantu meningkatkan kreativitas, inovasi, dan efisiensi dalam proses pembelajaran.

“Teknologi ini harus kita posisikan sebagai mitra belajar, sebagai alat bantu untuk memicu kreativitas, inovasi, dan efisiensi belajar,” katanya.

Susilawati juga mengajak para pelajar untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami cara kerja dan batas-batas penggunaannya, khususnya dari sisi etika digital.

“Pahami bagaimana AI bekerja, pelajari batas-batas etika digitalnya, dan bersiaplah menjadi talenta masa depan yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam mengendalikannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Kota Cirebon Dr. H. Nendi, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya SMA Negeri 2 Kota Cirebon sebagai tempat pelaksanaan Program Paham AI Polres Cirebon Kota. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelajar menghadapi perkembangan teknologi.

“Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Polres Cirebon Kota ini. Edukasi mengenai AI sangat relevan bagi siswa karena teknologi tersebut sudah menjadi bagian dari kehidupan dan proses pembelajaran,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim Trainer AI Polres Cirebon Kota. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan Artificial Intelligence, pemanfaatan AI secara positif, serta pentingnya menjaga etika dan keamanan dalam menggunakan teknologi digital.

Adapun peserta berasal dari perwakilan SMK Wahidin, SMK Al Irsyad, SMK Presiden, SMK Al Hidayah, SMK Bina Insan Mandiri, SMKN 1 Kota Cirebon, SMAN 3 Kota Cirebon, dan SMAN 8 Kota Cirebon.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, Program Paham AI merupakan bentuk nyata komitmen Polres Cirebon Kota dalam menjalankan peran kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan.

“Polres Cirebon Kota ingin hadir di tengah generasi muda, bukan hanya dalam konteks keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan edukasi agar para pelajar mampu mengikuti perkembangan teknologi secara cerdas, aman dan bertanggung jawab,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

Ia menambahkan, pemanfaatan AI harus diarahkan untuk hal-hal yang produktif, terutama mendukung pendidikan, kreativitas dan pengembangan kemampuan generasi muda. Di sisi lain, pemahaman mengenai keamanan digital menjadi penting agar teknologi tidak disalahgunakan untuk merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Pesan kami kepada para pelajar, manfaatkan AI untuk belajar, berkarya dan berinovasi. Namun tetap kritis terhadap informasi yang diterima, jaga data pribadi dan jangan menggunakan teknologi untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum,” pungkasnya.

Melalui Program Paham AI ini, Polres Cirebon Kota berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kecakapan digital, beretika, kreatif, serta mampu menggunakan perkembangan Artificial Intelligence sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan masa depan.
Kegiatan Program Paham AI Polres Cirebon Kota berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Program tersebut sekaligus menjadi wujud nyata Polri untuk masyarakat, khususnya dalam membangun generasi muda Kota Cirebon yang cerdas, adaptif dan bijak menghadapi perkembangan teknologi.